jump to navigation

Musim mudik segera tiba, pesanlah tiket sekarang juga 6 September 2007

Posted by moenz in Cerita ringan.
Tags: , ,
trackback

Horee, Ramadhan sebentar lagi! Puasa, tarawih, tilawah, acara berbuka bersama, sahur bersama, makan kolak, beli korma, hmm nyam…

Ritual lain yang akan sama-sama kita saksikan adalah ritual mudik, pulang kampung. Berduyun-duyun, berbondong-bondong, naik kereta, mobil, bis, motor, pokoknya, by all means. Ritual ‘aneh’ yang dijalani mostly oleh orang Jawa ini, konon menurut kabarnya baru muncul sekitar tahun tujuh puluhan.Entah dorongan apa yang menyebabkan ritual ini menjadi meluas, mewabah dan menasional, sampai sekarang. Mungkin, karena mulai munculnya industrialisasi di masa 70-an (akibat kebijakan “ekonomi adalah panglima”-nya pak Harto), trus mulai banyak orang keluar dari tanah kelahirannya untuk mengejar taraf hidup yang lebih baik, urbanisasi gitu deh, dan saat berkumpul keluarga terbaik (plus saat pamer “kemajuan”) adalah ya lebaran itu.

Singkat cerita, berhubung hari ini adalah H-5 sebelum Ramadhan, maka saya memutuskan melangkahkan kaki ke stasiun untuk pesan tiket jauh-jauh hari. PT Kereta Api membolehkan kita pesan tiket 30 hari sebelumnya, jadi saya mau pesan tiket untuk kira-kira seminggu sebelum Lebaran. Pagi-pagi sekali, jam tujuh kurang beberapa menit kaki ini sudah menjejak di pusat reservasi. Hmm, masih sepi, mbak yang jualan tiket juga belum nampak. Cuma ada beberapa anak muda, mahasiswa kelihatannya, yang juga sudah ada di situ. Iseng-iseng, saya membaca sebuah tempelan di pintu gedung itu. Kertas A4, hitam putih, judulnya: “TARIF LEBARAN“. (Tumben nulisnya bener, bukan tarip 😀 ) Wah, apaan nih?

Ternyata sodara-sodara, tarif kereta kelas bisnis dan eksekutif ke arah Jatim-Jateng naiknya tidak kepalang tanggung. Tiada angin tiada badai, tapi ada Tuslah??

Let’s see some samples:

  • Turangga, dari hari biasa 180 ribu, naik jadi 250 ribu (3-6/10), 300 ribu (7-21/10) — 66% naik.
  • Argo Wilis, hari biasa 200 ribu, naik jadi 300 ribu (entah tanggal berapa) — 33% naik
  • Lodaya, eksekutif biasanya 150 ribu, naik jadi 160 ribu (3-6/10), naik lagi jadi 180 ribu(7-21/10) [20%], Bisnis biasanya 90 ribu, naik jadi 120ribu (CMIIW) — 33% naik.
  • Argo Lawu, biasanya 200 ribu, naik jadi 350 ribu (setidaknya untuk tanggal 5/10).
  • sisanya, silakan cek stasiun terdekat, atau ke sini.

Kelihatannya, harga selama sepekan sebelum dan sesudah lebaran adalah tarif termahal. . Lihat saja tarif bus, ama pesawat terbang yang sudah duluan naik tarifnya.

Makanya sodara-sodara, yang merasa masih ada “panggilan” untuk mudik, segeralah beli tiket sebelum kehabisan, sebelum berdesak-desakan, dan sebelum terpaksa bayar mahal (dan sebelum kaga kebagian)! Kecuali kalo anda berniat mudik sambil menyiksa diri, uji nyali naik motor (yang kabarnya mo dilarang sama bapak-bapak polisi itu)….

Comments»

1. aghus - 9 September 2007

Wuih .. gasik amat. Den bagus yang satu ini emang orangnya rajin sekali. Selalu melakukan langkah sebelum orang lain melakukan langkah yang sama.😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: